Posts

Image
Pulang “Leila  S. Chudori“

[Review] Saya mengetahui novel pulang ketika sedang berselancar di internet mencari refrensi buku-buku yang menarik untuk dibaca. Setelah beberapa minggu pun saya memutuskan ke gramedia Mal Panakkukang Makassar untuk mencari buku ini. Setelah tiba, pandangan saya langsung menuju rak buku fiksi ynag berada di pojok ruangan dan meminta seorang pegawai gramedia untuk membantu mencari buku yang saya inginkan.  Tak lupa pula saya melihat buku-buku sastra untuk membeli buku Tan karya Hendri Teja. Buku-buku yang akan menemani saya nantinya saat liburan.
Novel pulang menceritakan Dimas suryo bersama tiga kawanya Nugroho, Tjai, dan Risjaf yang Ke Eropa. Dimas sendiri menuju Paris Mei 1968, ketika gerakan mahasiswa sedang bergejolak melawan pemerintahan Prancis. Dimas pun bertemu dengan salah satu mahasiswa Vivienne Deveraux yang mengikuti gerakan tersebut. Di saat yang bersamaan Dimas mendapat kabar dari Indonesia bahwa salah satu sahabatnya Hananto Prawiro ditahan dan d…
Image
Menyambut Hari Kemenangan

Sumber : http://www.batumedia.com
Waktu terus bergulir tidak terasa bulan ramadhan akan segera beranjak, sebelas bulan akan menjadi panantian yang panjang bagi orang-orang yang senantiasa merindukan bulan ini. Bangun lebih awal untuk menyantap makanan,  buka puasa dan sholat tarwih berjamaah menjadi sebuah momen yang tak bisa dilupakan. Selama bulan ramadhan kita ditempa untuk menahan segala hawa nafsu dan mengumpulkan pundi-pundi kebaikan demi sesuatu yang sudah dijanjikan oleh sang creator alam semesta.
Beberapa jam lagi kita akan merayakan hari kemenangan. Kemenangan atas kesebaran kita dalam menjalani bulan yang penuh berkah. Setiap orang memiliki kisah tersendiri dalam menyambut hari kemenangan ini. Bagi seorang perantau nan jauh, pulang ke kampung halaman sudah menjadi prioritas. Pulang bukan karena telah sukses atas segala kehidupan, bukan pula karena membawa materi yang berlimpah lebih dari itu pulang menjadi suatu kerinduan atas tempat kelahiran dan …
Image
Bulan Kebaikan Bulan kebaikan, orang selalu mengidentikannya dengan bulan ramadhan tidak terkecuali bagi saya. Bulan ramdhan merupakan bulan berkah yang hanya terjadi sekali dalam setahun. Oleh karena itu banyak orang yang begitu bahagia menyambut bulan ini. Masih begitu teringat ketika beberapa hari lagi memasuki bulan ramadhan, kerabat saya kerap kali mengirimkan ucapan-ucapan islami melalui media sosial yang menghimbau untuk melakukan pundi-pundi amal kebaikan selama bulan ramadhan ini. Begitu indahnya jikala nasihat itu selalu hadir tanpa harus menunggu bulan ramadhan tiba.
Di awal bulan ramadhan saya disibuki dengan berbagai mata kuliah yang kerap kali belum selesai ditambah lagi praktikum yang rasa-rasanya taka ada ujungnya. Lelah, ngantuk, dan malas bercampur aduk menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan. Hanya dengan sabar yang menjadi obat mujarap mengatasi semua itu. Toh, itu sudah menjadi resiko kami sebagai mahasiswa yang  kuliah di fakultas teknik. Hari kebahagian pun …

Kerja Bakti

Image
Kerja Bakti Minggu 22 April 2017

Sebenarnya sudah lama saya ingin menulis lagi, tapi masih belum ada kesempatan mungkin karena banyaknya tugas-tugas kuliah ditambah lagi laporan praktikum yang harus segera diselesaikan. Tapi setelah dipikir-pikir bukan hal tersebut yang jadi masalahnya, sepertinya saya masih memiliki semangat menulis yang begitu rendah, sehingga saya tidak bisa mengatur waktu dengan baik untuk itu. Menulis bisa dikatakan bukanlah hobi ataupun bakat saya, tapi saya ingin menjadikan menulis suatu kebiasaan yang terus menerus saya lakukan. Saya percaya bahwa dengan menulis akan memberikan arti tersendiri bagi diri saya. Yang labih penting lagi saya ingin dunia tahu bahwa saya pernah ada di dalamnya karena menulis.
Pada tulisan kali ini saya akan mencertiakan pengalaman saya pada minggu pagi 22 April 2017. Subuh itu terdengar suara azan yang begitu merdu, tertanda pagi akan segera tiba, matahari akan menyinari buminya dan kewajiban harus segera ditunai bagi orang-orang yang …

TERMARJIRNALKAN

Image
TERMARJIRNALKAN

Semakin maju sebuah kota tidak menutup kemungkinan bahwa masyarakatnya akan semakain baik pula. Salah satunya adalah Kota Makasar yang mana masih banyak bisa kita temukan pengemis dengan memakai mobil-mobilan beroda dengan  tidak mempunyai sebuah kaki.Mungkin sebagian orang akan berkata bahwa hal tersebut hanyalah rekayasa agar mereka mudah memperoleh rejeki dengan memanfaatkan kekuranganya. Ya, memang hal tersebut ada benarnya juga. Sayapun kerap kali menemukannya, waktu itu ketika sedang berkendara motor di jalan perintis kemerdekaan Makassar seorang ibu-ibu memakai mobil-mobilan beroda tetapi toh kakinya masih utuh, entalah mungkin meminta-minta sudah menjadi sebuah profesi di Kota Makassar. Tapi dibalik itu semua ada juga pengemis yang benar-benar kehilangan kakinya dan sayapun menjadi saksinya kerap kali melihatnya.Saya bertemu tidak lain karena saya mengikuti sebuah komunitas sosial selama setahun lebih. Komunitas yang tempatnya berada di tengah-tengah pengemis ya…

KENAPA IDEOLOGI PANCASILA TIDAK BISA MENJADIKAN INDONESIA NEGARA MAJU ?

Image
KENAPA IDEOLOGI PANCASILA TIDAK BISA MENJADIKAN INDONESIA NEGARA MAJU ?




Itulah salah satu pertanyaan yang dilontarkan kepada kami saat diskusi mengenai kewarganegaraan berlangsung, pertanyaan yang menarik untuk dijawab. 
Negara maju merupakan negara yang mempunyai sumber daya manusia yang mumpuni dalam hal ini adalah kemampuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang dimiliki dalam membangun negaranya sehinga memiliki standar hidup yang tinggi dan perekoniman yang merata.

Proses perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia sendiri terbilang lambat, diabad 16, 17, dan 18 bangsa-bangsa Eropa telah melakukan berbagai macam riset pengembangan ilmu pengetahuan sedangkan Indonesia baru mengenal ilmu pengetahuan diakhir abad ke 19, proses lahirnyapun disajikan oleh bangsa-bangsa asing melalui penjajahan. Sehingga dalam proses perkembanganya tidak terlepas dari campur tangan asing, hal tersebut menjadikan pengelolaan sumber daya alam pada akhir abad ke 19 hingga saat ini masih saja dikuasai oleh…

Curahan Hati dari penggemar jalanan

Image
Jalan-jalan Makassar kini tak hanya lagi dipadati suara bising kendaraan melainkan telah berpadu satudengan suara anak-anak yang membentuk orkestra unik yang sungguh nikmat didengar.....             “ Breemmm, Breeemmm”             “ Piiiiip, piiiiipppppp”             “koran-koran”             “Breeemmm, breemmmm”             “Piiipp,piiiippppp”             “Pak minta uang” Sungguh menakjubkan bukan Melihat keindahan jalanan yang tak pernah habis dengan keramaian
Adalagi yang lebih dahsyat Dua sejoli yangselalu menampakkan dirinya di flyover apabila mentari telah memadamkan Dirinya, bagaikan sepasang merpati yang menikmati indahnya jalanan yang tampak ramai diringi alunan suara orkestra
Wah indahnya jalanan
Ternyata bukan hanya itu yang terjadi di jalanan
Tampak pula gadis-gadis jadi-jadian yang sedang merongok kocek dari kantong orang-orang berduit..... Seakan buta atau disengaja mereka tak ada bedanya dengan sepasang sejoli di fly over namun yang ini sejenis dan tempatnya didepan kuburan..... h…