Bulan Kebaikan

Bulan kebaikan, orang selalu mengidentikannya dengan bulan ramadhan tidak terkecuali bagi saya. Bulan ramdhan merupakan bulan berkah yang hanya terjadi sekali dalam setahun. Oleh karena itu banyak orang yang begitu bahagia menyambut bulan ini. Masih begitu teringat ketika beberapa hari lagi memasuki bulan ramadhan, kerabat saya kerap kali mengirimkan ucapan-ucapan islami melalui media sosial yang menghimbau untuk melakukan pundi-pundi amal kebaikan selama bulan ramadhan ini. Begitu indahnya jikala nasihat itu selalu hadir tanpa harus menunggu bulan ramadhan tiba.

Di awal bulan ramadhan saya disibuki dengan berbagai mata kuliah yang kerap kali belum selesai ditambah lagi praktikum yang rasa-rasanya taka ada ujungnya. Lelah, ngantuk, dan malas bercampur aduk menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan. Hanya dengan sabar yang menjadi obat mujarap mengatasi semua itu. Toh, itu sudah menjadi resiko kami sebagai mahasiswa yang  kuliah di fakultas teknik. Hari kebahagian pun tiba Setelah urusan akademik tuntas teman-teman saya begitu antusias untuk pulang ke kampng halaman bertemu keluarga maupun kerabat dekat. Libur panjang adalah momen penting untuk bertemu dengan orang-orang yang disayangi. Saya hanya bisa mengusap dada ketika saya sendiri harus menunda pulang ke kampung halaman.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, tentunya ada tanggung jawab lain yang mesti saya selesaikan dari sekedar urusan akademik. Berkegiatan di bulan ramadhan tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi setiap orang. Saya sendiri sudah mempunyai beberapa agenda selama ramadhan seperti buka puasa bersama baik itu undangan dari teman-teman maupun buka bersama anak panti asuhan. Agenda pertama saya buka bersama di panti asuhan Nurul hikmah bersama dengan teman-teman angkatan 2015 teknik lainya. Dana sumbangan yang kami berikan ke panti asuhan merupakan sisa uang dari kegiatan yang sudah kami lakukan, berhubung masih cukup banyak alangkah baiknya jikalah diberikan pada orang yang saya rasa lebih membutuhkan.

Saat di panti asuhan Nurul Hikmah sembari menunggu buka puasa kak ria memberikan games kepada anak-anak panti berupa pertanyaan seputar islam. Anak panti yang benar menjawab akan mendapatkan hadiah yang telah kami siapkan seperti buku, pulpen, penghapus, tabungan, dan tas. Games terakhir yang diberikan adalah lomba azan dengan antusias peserta yang lumayan. Tiga orang anak pantipun terpilih untuk menunjukan kebolehannya dalam melantunkan azan. Akhirnya terpililh dua orang anak mendapatkan task arena melatunkan azan yang begitu merdu, kami begitu terharu saat memberikan hadiah tiba-tiba saja salah seorang anak langsung mengeluarkan air mata saat dia menerima tas, mungkin itulah air mata bahagia dan rasa terimah kasihnya.



Beberapa hari kamudain agenda buka bersama yang kedua adalah bersama teman-teman pengurus Himpunan Mahaiswa Mesin Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin yang dilaknsanakan di panti asuhan adil bahagia, dana yang kami peroleh merupakan sumbangsih dari teman-teman mesin sendiri dan dari kanda-kanda senior. Berbeda dengan sebelumnya buka bersama yang kami lakukan tidak ada games maupun hadiah mungkin karena anak panti adil bahagia begitu banyak dibandingkan panti nurul hikmah. Selepas buka bersama dan menunaikan sholat magrib kami mendengarkan kultum dari salah seorang senior mesin angkatan 2002, dan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama anak panti.



Agenda buka bersama yang terkhir adalah dengan komunitas saya yaitu Aksi Indonesia Muda. Buka puasa bersama yang dilakukan sekaligus sykuran atas bertambahnya umur salah seorang veteran AIM yaitu kak Deby. Perolehan dana yang kami peroleh berupa sumbangsing dari berbagai kalangan. Buka puasa bersama ini juga berbeda dengan sebelumnya  dimana ageneda ini dilakukan di rumah makan Pak Tjomot dengan mengundang anak-anak panti dan anak-anak dangko, alasan kami memilih di rumah makan agar anak-anak panti juga bisa merasakan nuansa tempat yang cukup mewah sekaligus merasakan nikmatnya masakan pak tjomot.



Itulah beberapa agenda selama bulan ramadhan, yang menurut saya cukup bermanfaat. Kini bulan ramadhan akan berakhir, semoga saya dan kita semua masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berjumpa dengan bulan kebaikan ini. Semoga saja amal ibadah kita di terima di sisi Allah SWT dan tidak lupa pula untuk senantiasa melakukan kebaikan-kebaikan lainnya tidak hanya di bulan ramadhan saja.







Comments

Popular posts from this blog

KENAPA IDEOLOGI PANCASILA TIDAK BISA MENJADIKAN INDONESIA NEGARA MAJU ?

Konfrensi Pemuda sebagai Solusi Awal Pembentukan Komunitas Pemberdayaan Anak Jalanan melalui Pendidikan